Minggu, 12 Juli 2026

JANGAN BUANG IBU (2026)

Dari judulnya, mungkin terlihat seperti pemaksaan atau suatu ketegaan dari film ini, namun jika kita ikuti alur ceritanya, lebih dari itu... karena semua itu terjadi bukan dari pemaksaan, tapi lebih kepada bagaimana harus bersikap terhadap ketidaksempurnaan.

Bercerita tentang seorang Ibu bernama Ristiana (Nirina Zubir) yang berjuang dan berhasil menghidupi anaknya sampai dengan dewasa dan menikah secara mandiri, ya seorang diri, karena berpisah dengan sang suami ketahuan menikah dengan orang lain tanpa pemberitahuan.

Berbekal kekecewaan yang mendalam, Ristiana banting tulang siang dan malam untuk menghidupi ketiga anaknya agar bisa bersekolah dan tidak kelaparan. Ketiga anaknya Tama (Refal Hady), Dewi (Amanda Manopo), dan Tria (Saputra kori) kaget ketika Ayah (Dwi Sasono) tiba-tiba datang dan meninggalkan banyak hutang dan beban tersebut ditanggung oleh sang Ibu.

Film drama ini mempunyai alur maju mundur yang terasa smooth dan juga pendalaman cerita para tokohnya yang punya spare waktu yang pas dan tidak terasa berlebihan. Di tengah-tengah film sebenarnya sudah ter spill kesedihan-kesedihan yang digambarkan, namun di ending cerita air mata kita pasti akan dikuras habis hingga tak bersisa.


Film ini unggul dalam membangun karakter yang relatable. Penonton Indonesia dapat dengan mudah mengidentifikasi diri dengan konflik yang dihadirkan karena tema pengabaian orang tua merupakan isu yang makin relevan di masyarakat urban. Sutradar pun apik mengemas kehangatan keluarga, nostalgia, dan mengubah menjadi konflik di ujung yang menjadi harmonisasi dari film ini.

Tanpa perlu banyak berpromosi, ketika tulisan ini di buat, film ini sudah meraih 3 juta penonton di bioskop, melebihi ekspektasi dan juga dugaan para pemerhati sinema Indonesia tentang pencapaian jumalh penonton tersebut.

Semoga film ini dapat mempererat dan memecahkan kehampaan hubungan kita dengan orang tua khususnya dan keluarga pada umumnya, karen dengan segala bentuk masalah yang diterima oleh anggota keluarga, tiap orang juga punya maslah masing-masing, namun pasti semua akan kembali ke keluarga.

Layak ditonton dengan mengajak semua anggota keluarga...

trailer Jangan Buang Ibu

Sabtu, 04 Juli 2026

OBSESSION, CLINGY ABISSSS

Joko anwar: "OBSESION is a WOW!! it's been a while since I squirmed while watching a horror movie. GO WATCH IT!!!!"

Saya sangat setuju dengan pernyataan di atas, film ini bener-bener underrated dan layak untuk di tonton.

Disutradarai oleh Curry Baker, seorang film maker dan youtuber asal Amerika, tidak monoton mengandalkan jumpscare, namun juga berfokus pada cerita hubungan percintaan dan keinginan yang dipaksakan, serta konsekuensinya.

Berkisah dari Bear / Baron (Michael Johnston), seorang pria pemalu yang menyukai sahabat/rekan sekerjanya yang bernama Nikki (Inde Navarette), Bear tidak pernah cukup berani untuk mengungkap perasaannya ke Nikki secara langsung.

Bear ke toko kelontong dengan maksud ingin memberi hadiah ke Nikki, di situlah dia menemukan benda bernama One Wish Willow, dimana itu adalah sebuah ranting/kayu yang diklaim mampu mewujudkan hanya satu permintaan ketika mematahkannya.

Bear ambil kesempatan itu dengan meminta Nikki jatuh cinta kepadanya lebih dari apapun, dan langsung terbayar kontan, Nikki langsung jatuh cinta.

Sesuatu yang berlebihan, hasilnya tidak baik, cinta Nikki yang berlebih terhadap Bear, awalnya sweet namun berubah menjadi obsesi dan menyulitkan Bear untuk lepas dari jeratan tersebut, ditambah tingkah Nikki yang aneh (tidak seperti biasanya), membuat kita penonton pun merasakan apa yang Bear rasakan.

Menurut saya, film ini tidak termasuk kategori horror, tapi lebih ke thriller psycology, dimana kita melihat keobsesian Nikki, atau bahasa anak sekarang clingy, membuat kita berfikir dan menduga-duga apa yang akan terjadi diujungnya.

Johnston dan Navarette benar-benar memukau dalam menghidupkan karakter Bear dan Nikki, keduanya bermain apik sehingga membuat film sederhana dan rendah budget ini begitu hidup dengan peran penuh keduanya.

Adegan kekerasan namun scene-scene penasaran yang membuat kita berfikir selama menonton, membuat ini bukan film horor biasa, menonton film ini seperti penyegaran bahwa cerita dari film sederhana pun, bisa membuat memukau penontonnya.

My favourite scene adalah ketika Bear berada di mobil bersama Sarah (Megan Lawless) rekan sekerja mereka, lalu tidak lama kemudian Nikki datang memecahkan kaca mobil dan melakukan adegan kekerasan terhadap Sarah.

Skor tinggi pun berhasil didapatkan dari para kritikus film dan netizen pemerhati film, semoga kamu semua merasakan hal yang sama setelah menonton film ini... dan membahas This Love is Killing Me (Cinta Ini Membunuhku). 

trailer obsession


Selasa, 01 Juli 2025

F1 The Movie (Review Film)

 F1: The Movie menggabungkan sutradara Joseph Kosinski dengan superstar Brad Pitt dalam sajian pengalaman fiksi balapan F1 yang mendebarkan.

Sonny Hayes (Pitt) adalah seorang pembalap senior yang pensiun dari F1 karena kecelakaan fatal yang hampir merenggut nyawanya, hidupnya saat ini sebagai pembalap cabutan mulai dari NasCAr, Daytona, bahkan sampai supir taksi.


Dia didatangi sahabat lamanya, Ruben (Bardem) yang sudah menjadi pemilik team F1. namun kondisi team Ruben belum mendapatkan point sama sekali dan mencari pembalap kedua untuk mendampingi pembalap utamanya seorang rookie bernama Joshua Pearce/JP (Idris).

Tugas utama Hayes adalah menyelamatkan Ruben dengan cara mendapatkan poin dari dari sisa balapan di pertengahan musim.

Film yang di produseri oleh Brad Pitt, Toto Wolf, bahkan Lewis Hamilton tentu saja membuat film ini terasa mewah dan mendekati real. Terlebih disutradari oleh Joseph Kosinski yang sukses di film Top Gun: Maverick.



Banyaknya cameo para pembalap F1 asli dan beberapa track serta kantor Ruben yang aslinya adalah akntor dari Mc  Laren di Inggris, membuat penggemar F1 seperti saya melonjak kegirangan.



Pengambilan gambar di mobil menggunakan kamera iphone juga menunjukan keseruan dan keikutsertaan kita mengemudi dalam kecepatan 300km/jam lebih.

Untuk segi cerita, format pembalap lama datang sebagai pahlawan untuk mengangkat team balap sepertinya usang dan sudah digunakan beberapa kali di film dengan team balapan.

Kelebihan utamanya adalah bahwa boleh dibilang semua team F1 dan pembalap asli setidaknya ikut bermain bahkan sampai berdialog, sehingga tensi ketegangan begitu nayat seperti F1 reality.

Tonton film ini di bioskop kategori IMAX, pasti kamu akan merasakan adrenalin dan begitu sebentarnya film ini berlalu, dan tidak tersadar sudah 2 jam lebih.

Senin, 30 Juni 2025

Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati (Novel Fiksi)


Sebagai penggemar mie ayam, judul novel fiksi ini menarik dan membuat saya tertarik untuk membeli novel ini. 

Ternyata ini berisi cerita satir kehidupan seorang pemuda yang hidup di Jakarta bernama Ale, seorang diri, merasa diabaikan teman kantor, tetangga, bahkan ibunya, dan berniat mengakhiri hidupnya sesaat ulang tahunnya ke tigapuluh tujuh (37 Tahun).

Sang penulis Brian Khrisna, menurut saya berhasil menyajikan kisah mendalam namun dengan sangat sederhana dan dekat dengan kehidupan kita.

Gaya penulisan yang menurut saya cukup jenaka dan sedikit vulgar, namun bisa diterima dan menjadi suatu kewajaran katika kita membaca novel ini.

Ale merencanakan ingin bunuh diri dengan cara meminum obat melebihi dosis, semua plan sudah dikerjakan, dan ketika ingin menelan obat tersebut, dia melihat tulisan bahwa obat itu boleh diminum setelah makan, nah dari situlah Ale ingin makan mie ayam favoritnya sebelum menghabiskan nyawanya sendiri.

Dari pencarian mie ayam favoritnya itulah konflik-konflik mulai terjadi, mulai dia akhirnya masuk penjara, menjadi gangster, bahkan dinasehati oleh orang buta di pinggir jalan.

Dari novel ini membuat kita tersadar, bahwa kunci untuk bertahan hdup itu bukanlah selalu berfikir positif, tetapi kemampuan kita untuk menerima. Menerima jika tidak berjalan dengan baik dan lancar.

"Hidup itu seperti paradoks. Untuk bisa sembuh, kamu harus merasakan sakit dulu. Untuk bisa mengenal perdamaian, kamu harus berperang dulu. Untuk bisa mengenal apa itu bahagia, kamu harus pernah sedih dulu. Untuk bisa bangkit melawan, kamu harus jatuh kalah dulu." 

Kutipan tersebut benar adanya dan ketika selesai membaca novel ini membuat saya secara pribadi lebih semangat dan menilai, apa yang menjadi asumsi, tidak perlu digubris.

Quotes kesukaan saya: "Setiap manusia seharusnya tidak perlu meminta orang lain untuk mencintainya atau bahkan sampai memohon agar dicintai. Sebab, di hadapan orang yang tepat kamu tidak perlu memohon apa-apa."

Menarik kan? novel ini bisa kamu beli di Toko buku Gramedia terdekat atau pesan online di marketplace. 

Sabtu, 18 Mei 2024

The Architecture of Love. "setiap gedung punya cerita, setiap manusia punya trauma"

The Architecture of Love (TAOL) adalah film yang berkisah berdasarkan novel karya Ika Natassa yang berjudul sama. Berkisah tentang Raia seorang penulis, yang lari ke New York untuk memulai tulisannya yang sudah lama mandeg. Dia kemudian bertemu River seorang arsitek yang tinggal di New York.

Mereka sepakat untuk mengelilingi New York bersama, melihat gedung-gedung di kota tersebut dan membahas sejarahnya. Semakin sering dan semakin dalam mereka, ternyata keduanya mempunyai trauma yang membuat mereka "kabur" dari kehidupan sebelumnya.


Film yang bertema drama romance ini sangat apik digarap oleh Teddy Soeriaatmadja sebagai sutradara dan Alim Audio sebagai penulis skenario.

Untuk ukuran film Indonesia, film ini berjalan lambat (walaupun tidak selambat film eropa)...pada awalnya saya khawatir akan kebosanan penonton karena alurnya yang lambat ini, namun pemilihan para aktor untuk memerankan karakter-karakter di dalam film ini sangat tepat dan menghilangkan kekhawatiran saya.

Nicholas Saputra (River Yusuf), Raia (Putri Marino), Jerome Kurnia (Aga Yusuf), Jihane Almira (Erin), bahkan sampai supporting role seperti Mamanya River (Lidya Kandou) merupakan komposisi yang pas untuk film ini. 

Kredit spesial saya berikan kepada Putri Marino dan Nicholas Saputra, dimana bisa memainkan sorotan mata dan mimik mukanya di setiap scene dengan berbagai lawan main. Emosi yang ditimbulkan berbeda-beda ketika keduanya harus menunjukan satu momen bahagia dan beberapa saat muncul kesedihan di scene-scene berikutnya.


Jika ada ruang kritik untuk film ini mungkin tertuju pada bagian akhir dari film ini, dimana film ini dibangun dengan kesan mature dan romantic tipis-tipis, namun ditutup dengan ending seperti film drama romantis remaja pada umumnya.

Memorable scene dari film ini adalah ketika River mendapati kado ultah kedua dari istri yang merupakan kejutan yang sangat spesial, dan membuat River mengalami traumatik yang sangat mendalam.

TAOL masih main di bioskop, yuk saksikan gimana caranya menyembuhkan traumatik dalam hidup... film yang layak ditonton 2-3 kali untuk dapat merasakan apa itu artinya cinta.

Rabu, 15 Mei 2024

Glenn Fredly The Movie

Menurut pendapat saya, belum ada yang bisa sangat berhasil jika Indonesia membuat film biopik. Apa karena negara kita sangat erat dengan budaya timur, dimana kita menghormati tokoh, sehingga tidak pantas jika memperlihatkan atau mempertontonkan hal yang buruk dari tokoh tersebut, apalagi belum lagi jika ada ketersinggungan dari pihak keluarga (bila tokoh tersebut sudah wafat).

Glenn Fredly merupakan musisi terpandang di Indonesia, karena selain bermusik, dia juga sering mengutarakan keresahannya terhadap kemanusiaan dan ketidakadilan di negeri ini.

Film ini mengambil sisi Glenn terhadap kemanusiaan, dimana dia sangat peduli dengan masyarakat Ambon pada khususnya... 

sempalan-sempalan kehidupan percintaan dia tidak secara gamblang didetilkan. Hanya ada scene tiba-tiba Nola AB3 memutuskan hubungan dengan Glenn, padahal menurut saya...jika kisah cinta mereja dikulik lebih dalam, itu akan lebih menarik. 

Karena dari kisah cinta merekalah Glenn berhasil mengeluarkan albun yang meledak di pasaran, Karena hampir seluruh album itu menceritakan romantisme mereka berdua.

Begitu pula dengan Sandra Dewi, yang tiba-tiba saja mereka menikah dan berpisah, lagu-lagu Glenn sudan pasti menjadi kekuatan di film ini dan mengajak kita para penonton untuk berkaraoke bersama, namun lagu-lagu tersebut tidak diiringi oleh adegan-adegan kisah dimana dia menciptakan lagu tersebut.

Film ini dibintangi oleh Marthino Lio, Bucek Depp, Ruth Sahanaya, dan beberapa bintang tenar lainnya. Marthino memerankan sosok Glenn sangat ciamik, gestur bahkan sampai suarapun sangat mirip... sehingga seolah kita melihat seorang Glenn Fredly yang Sedang memerankan filmnya sendiri. Sementara yang lainnya pun juga bermain baik, namun kalah bersinar dengan Marthino.

Penuhnya cerita yang ingin diceritakan membuat film ini hanya di permukaan di setiap masalah-masalah yang coba ditimbulkan, kurang mendalami 1 sampai 2 story yang mampu diingat oleh penontonnya, kecuali lagu-lagu yang dibawakan sepanjang film.

Jika dipaksakan apa memorable scene film ini, mungkin kemunculan Zulfa Maharani sebagai Mutia Ayu yang menjadi istri Glenn pada akhirnya cukup memorable, apa yang membuat memorable? ya tonton aja... para pria pasti paham :p



Saya masih berharap, para sineas Indonesia masih terus termotivasi membuat film biopik yang lain dengan tema atau sudut pandang yang berbeda, sehingga menghasilkan tontonan yang segar dan variasi cerita yang kaya.

Jika kamu fans Glenn dan rindu akan suaranya, film ini patut ditonton...

Sabtu, 11 Mei 2024

Ancika: Dia Yang Bersamaku 1995

"Suatu hari, saya bertemu tengan Milea Adnan Husein. 

Saya sama sekali tidak cemburu, meskipun Lea wanita yang tak akan bisa saya tandingi, bahkan di masa terbaik saya.

Milea memang punya masa lalu..tapi saya, punya Dilan"

Ancika, sebuah saga dari film Dilan.. yang kali ini tidak ada keterlibatan Pidi Baiq dan Fajar Bustomi dari sisi penyutradaraan, namun oleh Benni Setiawan. 

Terspirasi dari novel karya Pidi Baiq dengan judul yang sama, film ini bercerita kehidupan Dilan setelah SMA dan tentunya sudan tidak berhubungan dengan Milea. 

Ancika muncul di hadapan Dilan ketika dia sudah berstatus mahasiswa, Dilan sudah berubah, tidak lagi ikut geng motor, namun masih disegani oleh teman-teman dan kelompoknya.

Ancika adalah gadis SMA yang mempunyai kepribadian lebih galak, susah didekati, namun bukan berarti sulit jatuh cinta. Dengan karisma dan pengalaman Dilan dalam mengambil hati wanita, adalah hal mudah baginya mengambil hati Cika.


Ancika merupakan cinta terakhir dari Dilan, di film ini menceritakan hal tersebut... 

Memorable scene film ini adalah ketika dimana Milea bertemu dengan Dilan dan Ancika, scene itu dinarasikan dengan monolog Ancika seperti di atas tulisan ini.

Bagi saya dan mungkin penonton lain, sangat sulit jika tidak membandingkan antara ilm Ancika dengan Dilan. Selain pemeran utamanya yang sangat ikonik, gaya penceritaan pun Ancika seolah menduplikasi gaya film Dilan sebelumnya.


Bahkan adanya Mathias Muchus pun tidak membantu, namun ada satu orang yang membuat film ini ada nyawa dan nyambung dengan film sebelumnya....yaitu hadirnya sosok Bunda yang sama diperankan oleh Ira Wibowo. 

Dialog yang dilantunkan Bunda berhasil menguak memori kita terhadap film Dilan terdahulu, kata-kata yang keluar dari mulut Bunda menjadi nyawa dari seluruh film Ancika...

Memproduksi dan merilis sempalan film besar yang jaraknya masih berdekatan adalah pertaruhan, untung saja Ancika berhasil menembus angla 1 juta lewat penonton bioskop. Pesona Zee JKT48 dan Arbani Yazis tidak membuat film ini menjadi perbincangan hangat di setelah menonton film ini.

Tapi film ini gak jelek-jelek amat kok, hanya saja karena film awalnya sangatlah besar, suka gak suka akan jadi bahan perbandingan. Jika sekedar ingin menonton, film ini sudah tayang di Netflix.

trailer Ancika: Dia Yang Bersamaku 1995



A Fall Guy adalah paket komplit jika kamu ingin menonton pop-corn movie yang sangat menghibur dan membuat tertawa. aksi ada, romantisme ada, komedi pun ada... 

semua digarap secara satir oleh sang sutradara David Leitch, seorang aktor, stunt performer, dan menyutradarai beberapa film action seperti John Wick, Dead Pool, Fast Furious, dan Bullet Train.

Film ini dibintangi oleh Emily Blunt, Ryan Gosling, dan Aaron Taylor-Johnson..

Bercerita tentang Colt Seavers (Gosling), seorang stuntman yang masa kejayaannya sudah lewat, akhirnya kembali ke dunia film, yang secara kebetulan disutradarai oleh mantan kekasihnya Jody (Blunt). 

                                     

Di tengah syuting yang sedang berjalan, aktor utama menghilang, Colt diberi tugas oleh sang produser untuk mencari keberadaan sang aktor, dan ternyata malah menjerumuskannya ke arah kriminal.

David Leitch sebagai mantan stuntman memang mengeksploitasi habis keahliannya di film ini, namun pintarnya adalah menurut saya, dia berhasil memasukan unsur rom-com, sehingga adegan berbahaya yang ditunjukan seolah-olah tidak terlihat bahaya sama sekali.

                                  

Blunt dengan Glosing cukup padu dałam menghidupi romantisme dengan dialog-dialog dewasa tanpa mengumbar kata cinta.

Cibiran-cibiran halus pun membuat kita penonton tertawa, salah satunya adegan dimana Colt menangis ketika mendengar lagu Taylor Swift di mobil mengingat masa indah bersama Jody. Atau kita pun seperti diajak bernyanyi ketika Jody berkaraoke menyanyikan lagu Alanis Morissette.

Film ini sangat saya rekomendasikan untuk menonton bersama pasanganmu, karena meonton ini seperti fresh di tengah lesunya Hollywood dalam memproduksi Box Office dan gempuran Korea Wave. Dialog-dialog segar, aksi yang cukup menasik, serta bumbu romantisme Colt dengan Jody yang berhasil dihidupkan oleh kedua aktor papan atas.

Memorable Scene adalah ketika Colt dipaksa berulang kali oleh Jody adegan terlempar ke batu besar dan terbakar hidup-hidup. It's was Fun dan lucu abissss

Trailer The Fall Guy (2024)

Sabtu, 02 Desember 2023

TENTANG RINDU

Dibintangi oleh Aurora Roberto dan Omar Daniel sebagai tokoh pemeran utama, film ini bercerita tentang drama sebuah anak yang bernama Rindu (Aurora) yang berusaha mencari kerja sebagai karyawan kantoran, tanpa diduga dia mendapatkan warisan dari Ayahnya (Dennis) yang sudah bercerai dengan Ibu (Ayu Diah Pasha) yaitu berupa restoran Italy.



Sang Ayah seorang Chef, namun karen perceraian...Rindu membenci Ayahnya sehingga tidak peduli. Waktu berlalu, Rindu pun memutuskan untuk membuka restoran tersebut dibantu oleh Rendi yang merupakan mantan anak buah anaknya ketika itu.

Tidak ada yang menarik dari premis diatas, dan hasil dari film ini pun seperti masakan yang kurang matang. Rindu dan Rendi sebagai tokoh central tidak bisa membawa film ini sebagai kisah cinta mereka yang loveable dan memorable bagi penonton ketika selesai menonton film ini, hubungan Rindu dengan orangtuanya sebagai basic cerita pun terasa tidak attached, karena ada di beberapa segmen yang seharusnya ada peran orangtua, tidak muncul... Ibu hanya muncul hanya untuk memberi pesan atau quotes-quotes saja untuk membuka hati Rindu.



Sebenarnya, film ini bisa menarik jika sisi masakan dan pengelolaan dari restoran ini ditunjukan lebih dominan, sehingga para extras ketika mengungkapkan ekspresi perbedaan masakan antara Ayah dengan Rindu pun membuat penonton lebih believeable.

Well, Tentang Rindu nampaknya akan menjadi film biasa yang sangat kurang bumbu dimana-mana, sehingga rasanya pun hambar setelah menonton film ini.

Kamu punya pendapat lain? yuk ditonton filmnya di Netflix, dan kita diskusi sehat di kolom komentar..

 

Jumat, 17 November 2023

GAMPANG CUAN

Film yang bercerita tentang kerasnya hidup di kota, namun dibawakan secara komedi oleh Vino Sebastian, Anya Geraldine, Alzi Markers, Mariam Bellina, dan banyak aktor pendukung lainnya.

Gampang Cuan yang disutradarai oleh Rahabi Mandra menurut saya sampai message-nya dengan baik, dimana generasi muda saat ini perlu mengetahui jenis-jenis investasi dan ini terdeliver dengan baik tanpa penonton merasa digurui.

Kekuatan film ini memang ada di Vino dan Anya yang saya rasa keluar dari zona nyamannya sebagai gadis cantik yang dipuja-puja, atau penempel pemeran utama.

Bercerita tentang Sultan (Vino) yang merantau ke Jakarta dan selalu memamerkan kesuksesan ke keluarganya. hal itu menyebabkan Bilqis (Anya) adiknya menyusul...tapi apa dikata, hal tersebut semua palsu dan akhirnya membuat Bilqis kecewa, ditambah pula hutang keluarga menumpuk.



Kakak beradik ini lalu mencoba segala cara untuk mencari uang, sampailah bertemu dengan Evan seorang pialang saham yang memberi kesempatan mereka untuk mendapatkan duit instan dengan cara jual beli saham.

Segala cara dilakukan agar mengetahui saham mana yang tepat untuk dibeli dan dijual, namun yang namanya investasi, pasti tidak bisa instan...

Film ini seolah memberi pelajaran, bahwa bermain saham walaupun sekarang dipermudah dengan aplikasi, juga perlu ada ilmunya, begitu juga investasi investasi keuangan yang dijabarkan tipis tipis di akhir film, membuat film ini sepertinya ditujukan untuk para generasi muda dan masyarakat pada umumnya agar tidak mudah tergiur investasi duit cepat apalagi investasi bodong.

Melihat Anya disini seolah dia melepas image cantiknya dan serius berperan apalagi hasilnya dengan lawan main Vino ini membuat cerita makin hidup dan unsur komedinya pun tergolong fresh.

Memorable scene di film ini adalah ketika Sultan dan Bilqis berkhayal di atas kasur Palembang ketika mereka punya uang.

Gampang Cuan film komedi segar yang enak untuk di tonton bersama keluarga.

Minggu, 05 November 2023

Budi Pekerti (2023)

Suatu kehormatan film Indonesia yang berjudul Budi Pekerti, diberi kesempatan tayang perdana di Festival Film Toronto dan mendapatkan standing applause selama 2 menit di akhir film. Di Indonesia sendiri, film ini mendapatkan 17 Nominasi FFI 2023.

Film yang disutradarai dan ditulis oleh Wregas Bhanuteja mungkin nama yang asing bagi para penonton film biasa, seorang pemuda berbakat yang semua hasil karyanya hampir memenangkan piala dan very famous di kalangan senias film Indonesia. Salah satu karya yang bisa kita nikmati di Netflix adalah Penyalin Cahaya, di film Pencalin Cahaya pun dia mendapat sebagai sutradara terbaik.

Budi Pekerti bercerita tentang seorang guru BK (Bimbingan Konseling), Bu Prani (Ine) yang menegur seseorang karena menerobos antrian di pasar untuk membeli kue putu, perselisihan itu terekam oleh pengunjung lain, terupload ke social media dan di edit sehingga menimbulkan salah persepsi.

Video terupload itu memojokan Bu Prani yang sedang menanjak karirnya di sekolah dan disayangi oleh murid-muridnya, berimbas juga terhadap anak-anaknya Muklas (Angga) yang seorang selebgram, Tita (Prilly) anggota band musik indie yang selalu menyuarakan anti kemapanan, serta Pak Didit suami Bu Prani, yang mengalami bipolar akibat usahanya yang selalu belum berhasil.



Cerita kekinian yang sering dialami bagi kita pelaku dan penikmat sosial media, dimana ada orang tertangkap kamera karena marah-marah, langsung di upload tanpa izin dan klarifikasi ataupun menampilkan secara keseluruhan. benar atau salah sudah bukan suatu tuntutan ketika video viral, karena para komentator/netizen lah yang akan menggiring bahwa video tersebut salah ataupun benar.

Film ini bercerita dengan baik dan membuat penonton langsung merefleksikan diri, bahwa komentar/judgement tanpa mengetahui masalah secara keseluruhan itu bisa membuat efek berlarut-larut dan bahkan seumur hidup.

Ine Febriyanti bermain maksimal banget menjadi seorang ibu, seorang guru, seorang istri, seorang pemberi nafkah keluarga, seorang yang di-bully, seorang yg disanjung, dan seorang yang sebenarnya ingin biasa saja tanpa ada hingar bingar keviralan. Akting yang ditunjukan dengan tatapan dan mimik wajahnya..menggambarkan kesemua itu.

Hebat banget, Film Indonesia bisa sehebat ini...jadi semakin optimis dan kita sebagai penikmat film bisa mensupportnya dengan menonton di bioskop.

Dari beberapa pengakuan para cast, kehebatan Wregas adalah dia tau apa yang dia mau dan bisa mengarahkan para cast dengan baik tanpa meminta/menyuruh. Kata-kata dan perbuatan memang lebih magis dari apapun. sesuatu yang tidak bisa dimiliki oleh teknologi.

trailer

Kamis, 02 November 2023

GADIS KRETEK...Bukan sekedar rokok

Bayangkan pemeran seperti ini dalam 1 film: Dian sastro, Ario Bayu, Arya Saloka, Putri Marino, Ibnu Jamil, Sheila Dara, Tissa Biani, Nungki Kusumastuti, Ine Febriyanti, Rukman Rosadi, Tutie Kirana, Winky Wirawan, Dimas Aditya, sampa Verdy Soelaiman,

Super star semua, dan yang bikin enak adalah film ini dalam bentuk 5 episode, sehingga cerita bisa lebih menyeluruh, dan pemeran-pemeran di atas bisa memberikan peforma yang maksimal tanpa saling tumpang tindih.

Gadis Kretek terinspirasi dari Novel dengan judul yang sama karangan Ratih Kumala, bercerita tentang Soeraja (Ario) seorang pebisnis rokok sukses yang sudah tua dan sakit-sakitan, ingin bertemu dengan pujaan hatinya Dasiyah (Dian), putri pertama dari Pak Idroes (Rukman) yang sangat ahli dalam meracik saus rokok kretek. Film ini terdiri dari dua zaman yang saling mengisi di tiap episode, dimana era modern dan era awal-awal kemerdekaan Indonesia.

LUAR BIASAAA, sineas Indonesia emang sudah selayaknya kita hargai dari hasil karyanya, film yang kereeen banget dan banyak jempol untuk Gadis Kretek, sebuah film drama yang berisi tentang budaya jawa, perjalanan rokok kretek di Indonesia, politik tahun 65, dan kisah cinta antara Soeraja dengan Dasiyah yang menarik untuk disaksikan sampai dengan habis. Tanpa menye-menye, namun bisa membuat kita terharu dan meneteskan air mata bak sehabis menonton film drakor.



Jempol banyak juga layak diberikan kepada sutradara duet pasangan suami istri Kamila Andiri dan Ifa Isfansyah. Bisa mengatur ritme dengan baik, dan membuat semua pemeran begitu menonjol sesuai porsi masing-masing peran. Semua berperan dengan baik, tapi kalaupun diharuskan memilih salah satu, Dian Sastro lah juaranya.... gestur dan muka tanpa senyumnya sepanjang film mendeskripsikan siapa itu Jeng Yah, wanita kuat yang dihormati namun rapuh dan terpenjara hati selama hidupnya.

Gak ngerti mau bicara apalagi, ini film yang wajib ditonton di weekend ini...dan kalian pasti akan merasakan manisnya setiap hisapan rokok buatan Jeng Yah.

Sabtu, 09 September 2023

BERBALAS KEJAM

Siapa coba yang gak terusik batin dan pikirannya, ketika di hari ultahmu, perampok menyatroni rumah dan membunuh keluargamu.

Bertahun-tahun (dalam cerita ini 2 tahun) Adam (Reza R) boleh dibilang sebagai mayat hidup, fisiknya ada, namun semua pikiran batinnya selalu terbayang pada malam terjadi perampokan tersebut, menambal lapar hanya dengan mie instan, pekerjaan terbengkalai dan rumah pun terbengkalai tidak terurus.

Kian (Irgy) seorang teman dan sekaligus atasannya memaksa dia untuk datang ke psikiater yang dulu pernah menolong keluarganya melewati masa terburuk, maka bertemulah Adam dengan Amanda (Laura B) dan mulai terbukalah Adam terhadap luka batinnya.

Premis pun berlanjut ketika Adam secara tidak sengaja bertemu dengan perampok dan pembunuh istrinya, sesuai dengan tema dari film ini, niatan berbalas kejam pun muncul, dan ketika dendam terlampiaskan dengan cara yang sama, Adam mendapatkan ketenangan semu di hatinya.

Film thriller memang kurang mendapat perhatian di Indonesia, namun fim bergenre ini mempunyai fan-base tersendiri, gestur Adam ketika melampiaskan dendam untuk pertama kalinya patut diacungi jempol, bagaimana Reza begitu paham menginprentasikan Adam.


Penyelesaian dan twist plot yang cukup oke menurut saya dari film ini membuat saya kagum akan arahan sutradara Teddy Soeriaatmadja dalam men-direct film ini.

Saya rasa juga pilihan yang tepat ketika film ini langsung rilis di OTT dibanding harus dipaksakan ke bioskop yang mungkin akan kalah dengan film-film box office Indonesia atau bahkan Hollywood.

Jika kamu ingin melihat kualitas akting para pemain dan cerita yang cukup dewasa... sangat cocok jika kamu menonton film BERBALAS KEJAM.


Oh iya, di sini saya mau memberikan acungan jempol untuk akting Baim Wong, walau perannya kecil, namun sebagai penonton terbawa emosi campur aduk saat melihatnya.

You can wacth only at Prime Video

Trailer Berbalas Kejam

Sabtu, 02 September 2023

MERTUA VS MENANTU

Bercerita tentang sebuah keluarga kecil yang hidup di Jakarta, dimana suami, Risyad (Morgan Oey) seorang yang sukses bekerja sebagai profesional di bidang travel. Mempunyai seorang istri bernama Bianca (Velove Vexia) yang merupakan seorang ibu rumah tangga yang mempunyai kehidupan borjuis.

Sekonyong-konyong Ibu dari Risyad, Bu Hani yang diperankan oleh Ira Maya Sopha datang dari Pontianak dan menginap di rumah mereka, dan tidak lama berselang munculah balada Covid-19 dimana Pemerintah mengumumkan untuk semua orang melakukan kegiatan di rumah tanpa batas waktu.



Konflik pun terjadi, dimana Bianca merasa Bu Hani terlalu intervensi, dan Risyad juga mengalami problema sendiri dimana bisnis travel sangat terpuruk saat pandemi.

Konflik ini saya rasa hampir dirasakan di tiap rumah tangga sekitar 2-3 tahun lalu, dimana kita semua dibatasi bergerak dan roda perekonomian seolah berhenti berputar, sehingga munculah konflik rumah tangga yang selama ini terabaikan.

Film ini sebenarnya agak bingung, karena mau dibawa ke ranah komedi atau drama, karena jika dibawa ke komedi, para pemerannya tidak ada yang punya background komedian, sementara jika dibawa ke ranah drama, nampak para pemeran berusaha melucu dan suasana begitu komikal, terlihat dari cat rumah yang belang-belang di tiap sudut dan cerita yang tidak diceritakan begitu dalam, sehingga susah membuat penontonnya tenggelam dalam cerita.

Pandemi sudah lewat, saya rasa menonton film ini like guilty pleasure di weekend jika kita sedang tidak ngapa-ngapain dan pengen nonton tanpa mikir.

Mertua vs Menantu bisa ditonton di layanan OTT Prime Video...

Rabu, 23 Agustus 2023

KEMBANG API

Menarik bagi saya, dimana Falcon Pictures memproduksi film yang secara jalan cerita tidak mungkin bisa box office di Indonesia.

Bercerita tentang empat orang dengan latar belakang berbeda berkumpul untuk tujuan yang sama, yaitu bunuh diri. 

Keempat sosok itu merupakan anggota dari sebuah grup rahasia yang telah merencanakan aksi bunuh diri dengan sebuah ledakan bola besar

Fahmi (Donny Damara), sebagai perencana utama mengundang Raga (Agus Ringgo), Sukma (Marsha Timothy), dan Anggun (Hanggini Purinda) untuk menyudahi hidup dengan “menyala.” Sesuai dengan tulisan di bola besar tersebut yaitu “urip iku rup” yang artinya hidup harus menyala. Ledakan itu justru enggak bikin mereka mencapai tujuan. Malahan, mereka berempat terjebak dalam time loop yang akhirnya jadi konflik dalam film.



Ke-empat karakter ini mempunyai latar belakang yang berbeda-beda dan baru pertama kali bertemu, dibintangi para bintang membuat film ini menarik disimak, walau tidak megah.

Kekuatan akting para bintangnya dimana mereka merasa dipermainkan dan dibuat sakit karena mau mati aja susah karena harus berulang kali...dapet banget.

Sedikit minus adalah penonton kurang duajak dalam untuk memhami tiap karakter, andai hal itu diberikan ruang, saya rasa film ini punya potensi lebih, karena disokong akting para pemainnya.

Memang film ini ditujukan untuk meingkatkan kita akan isu mental yang mungkin sedang happening saat ini, dimana kita harus saling aware terhadap sekitar dan lebih memikirkan apa dampaknya jika kita mudah menyerah dan mencari solusi singkat.

Kembang Api merupakan film yang menarik, dapat di saksikan di layanan movie streaming Netflix.

Trailer Kembang Api

Sabtu, 19 Agustus 2023

CATATAN SI BOY (2023)

"Cinta itu sebenernya simpel, jika ternyata bikin ribet....tinggalin"

Itu adalah narasi yang memang sudah ikonik yang selalu muncul dibacakan di setiap film Catatan Si Boy Saga. Dimana Boy selalu membuat catatan dan dibacakan ke penonton dengan scene kegiatan Boy sehari-hari atau di pagi hari.

Ya, Catatan Si Boy hadir kembali, namun kali ini di-remake dengan kekinian, sebuah film ikonik besar di tahun 80-90an. Kenapa ikonik? karena setelah Film-film Warkop DKI dan film-film Suzanna, film Catatan Si Boy inilah yang menghiasi layar bioskop dan ditonton oleh para remaja-remaja pada waktu itu.

Angga Yunanda didapuk sebagai Boy mempunyai beban berat karena akan suka gak suka akan dibandingkan dengan sosok kharismatik Onky "Mas Boy" Alexander.

Begitu juga para sidekick tokoh Kendi dan Emon serta Ina adiknya Boy.


Bercerita tentang Boy yang mendapat pertentangan dari Orangtua Nuke dalam menjalin cinta, Nuke pun harus rela menjauh dan akhirnya membuat Boy mencoba move-on, ditengah usaha mendapatkan tambatan hati baru yaitu Vera, ternyata Boy mendapat gangguan dari mantan Vera yang tidak suka kedekatan mereka, ditambah Nuke kemudian hadir kembali dihadapan Boy.

Menonton film ini di pada saat awal memanggil kembali memori tentang sosok Boy anak muda yang kaya, ganteng, tidak sombong dan punya banyak teman, rajin beribadah. Logika bermain apa ada orang seperti ini, tetap hati bertindak mengalahkan logika demi sebuah memori, harapan, dan mimpi bahwa hampir semua remaja ingin seperti itu. Well, hanya di film kan hal itu dapat terwujud.

Jika boleh menganalogikan, menonton Catatan Si Boy ini bak makan hamburger dengan banyak acar dan sayuran. Makanan fastfood yang kurang sehat, namun tetap kita makan dan beragumen ada nilia sehatnya karena ada sayurannya.

Bagi saya, gak masalah jika sesekali makan hamburger....karena lidah butuh suasana baru, begitu juga dengan tontonan, asyik juga dan jangan terlalu bahas kualitas jika menonton film ini, karena kadang kita hanya butuh hiburan dan impian semata dan realita hidup.

Satu lagi kenapa saya ingin menonton film ini, karena di tahun 2011 ada film sempalan yang berjudul "Catatan Harian Si Boy" yang sangat berkesan, kekinian serta relatable, jauh lebih keren dari film Catatan Si Boy sekarang. Namun setelah menonton kemarin, saya memaklumi ternyata tujuan dari film ini hanya ingin membangkitkan sosok Boy semata.

Trailer Catatan Si Boy (2023)

BALADA SI ROY

Film ini dibuat dari novel karya Gol A Gong pada tahun 90an yang menceritakan kehidupan remaja tahun 80an.

Disutradarai oleh Fajar Nugros, dan ditulis oleh Salman Aristo yang boleh dibilang bukan sineas baru, malah membuat saya terheran-heran apa tujuannya dibuat film ini.

Sosok Roy yang manis dipaksa menjadi mabuk2an dan bandel dalam waktu singkat, lalu ditambah lagi seolah menjadi playboy tanpa alasan yang jelas, tiba-tiba bicara ketidakadilan yang terjadi di Serang dan sekolahnya sambil mendadak menjadi joki balap liar dan diakhiri dengan terpaksa keluar dari Serang.


Entah apa maksud dan tujuan dari fim ini dibuat, apa yang ingin diceritakan? sehingga penonton dipaksa menelan semua isi yang ingin diceritakan tanpa ada laur yang jelas. 

Belum lagi hal teknis, seperti penggunaan kamera mutakhir yang membuat suasana scene seperti dibuat-buat dengan deretan para pemainnya sedang melakukan karnaval dengan wardrobe yang baru dibeli/disewa kemarin. Andai tingkat ketajaman lebih diturunkan dan dialog elu gue yang kekinian diganti bahasa lain saya rasa mungkin alur cerita diset premisnya belum terbentuk sudah dipatahkan itu bisa dimaklumi.

Film ini boleh dibilang gagal, terbukti hanya beberapa hari di bioskop, dan saya rasa hanya sedikit penggemar yang menonton film ini di layanan OTT/movie streaming.

Sungguh disayangkan, deretan artis yang berjejer rapi yang siap menghidupkan film ini bak sayur tanpa garam, bisa dimakan...namun kurang sedap dan mudah terlupakan.

trailer Balada Si Roy

Minggu, 13 Agustus 2023

SABTU BERSAMA BAPAK mini series

Sebelum film ini muncul di bioskop sekitar tahun 2016, Judul yang sama lahir dalam bentuk novel dan cukup laris dan mempunyai fan base cukup besar, lahir dari karya Adhitya Mulya.

Kesuksesan novel dan film lepasnya, membuat Falcon Pictures me-remake film ini menjadi series, dengan pemain-pemain dan sutradara baru serta pendekatan yang lebih dalam karena series mempunya waktu lebih panjang untuk menceritakan perjalanan hidup Bapak sampai dengan sang anak sampai dengan sekarang.


Sederetan bintang terkenal seperti Vino G Sebastian, Marsha Timothy, Adipati Dolken, Enzy Storia, Rey Mbayang, dan Dinda Hauw didapuk menjadi pemeran-pemerannya. Masih dengan jalur cerita yang sama, mini series ini mempunyai 2 cerita tahun 80-90an dan tahun sekarang (2022) yang saling berkaitan dan bermunculan di tiap episodenya.

Vino dan Marsha tampil apik di film ini, dan pendalaman karakternya sangat apik, jarang loh para aktor dan aktris yang benar2 fasih berbahasa sunda tanpa walau mereka bukan orang sunda, dari sisi ceritapun perlahan banget sehingga membuat penonton begitu menyelami kegigihan, tempaan kehiudpan yang dialami Bapak dari muda sampai dengan akhir hidupnya.

Saya melihat film ini begitu minim unsur komedinya, beda dengan film lepas dan novelnya yang begitu kental unsur komedinya. Saya pun tidak melihat para aktor/aktris yang berasal dari komika... membuat film ini memang benar-benar dibuat drama, bahkan jika ada celetukan komedi pun, tidak membuat penontonnya tertawa.

Trailer Sabtu Bersama Bapak

Sabtu Bersama Bapak, merupakan mini series yang layak kita tonton ditengah gempuran K-Drama yang membuat kita terpana di layar smartphone.

Sabtu Bersama Bapak Mini Series ini sudah full 1 session hadir sebanyak 6 episode dengan rata-rata 1 episode sekitar 60 menit di OTT Prime Video.

Yuk ditonton... jika buka kita, siapa lagi yang menonton film Indonesia


Jumat, 02 September 2022

SAYAP SAYAP PATAH

 "Aku kira aku kuat mbak..." itulah dialog yang didengar oleh Nani (Ariel Tatum) ketika sedang melayat rekan kerja suaminya yang terkena musibah bom di kantor polisi.

Sontak semua pikiran, gestur, dan perbuatan Nani selama film ini langsung berubah dan membawa kita ke cerita lebih dalam bagaimana Nani harus bersikap di tengah kekhawatiran dia terhadap pekerjaan Aji (Nicholas Saputra) dan juga harus mendukung 100% kegiatan suaminya tersebut.

Ketika Nani meminta Aji dibelikan ote ote di depan kantor Mako Brimob di saat sebentar lagi akan melahirkan adalah bentuk support istri terhadap suami.

Ini adalah film romantisme suami istri yang tercipta dan terinspirasi dari kejadian tragedi berdarah di mako brimob beberapa tahun silam, kisahnya film ini adalah fiksi, namun cukup dalam karena skrip yang kuat, penyutradaraan yang handal, serta pemain yang mumpuni. Bercerita tentang Ipda Aji seorang anggota polisi memberantas komplotan teroris di daerah Jawa Timur, namun di sisi lainnya.... dia begitu bimbang dengan keadaan istrinya yang sedang hamil tua anak pertama dari hasil perkawinan mereka.

Ipda Aji sukses menjalankan misinya dan akhirnya dipindah ke ibukota, sementara Nani sang istri makin merasa khawatir karena pemberitaan teroris makin keji dan itu berkaitan langsung dengan pekerjaan suaminya. 


Siapa yang tak kenal Monti Tiwa, kali ini dia tidak berperan sebagai sutradara namun sebagai penulis film sayap Sayap Patah... very slow dan membumi, membuat alur cerita itu enak untuk dinikmati tanpa kerumitan berarti, kisahnya pun tidak murni tersentralisasi di dua tokoh Aji dan Nani, tapi cukup rata di bagian-bagian lain sehingga membuat jalan cerita film ini enak untuk dinikmati.

Kita sudah lama tidak melihat karya Rudi Soedjarwo di layar lebar, kita ingat bagaimana film Bintang Jatuh membawa dia ke Ada apa Dengan Cinta?.... lalu mungkin filmnya yang kita ingat terakhir adlaah Garuda Di Dadaku 2 di tahun 2011, selebihnya dia menyutradari film-film yang kurang begitu kita dengar atau lihat di bioskop maupun movie streaming. 

Kali ini saya acungi jempol, suasana/tone film yang terlihat "sore" serta men-direct para cast yang notabene para pemain besar agar tidak tidak menonjol sendirian itu pekerjaan yang tidak mudah bagi sutradara, namun dia berhasil membuktikannya. 



Terlebih music score yang mengiringi film ini yang digarap Andi Rianto, membuat popcorn dan minuman soda yang menemani di bioskop lupa tersentuh, karena "asyiknya" musik dan tiap scene terjahit begitu sempurna.

Ceritanya sendiri kalo boleh dikritisi adalah ketika para tahanan membagikan benda tajam yang entah dari mana asalnya tidak/alpa diceritakan...selebihnya cukup oke dan menawan, saya rasa Film Indonesia sudah naik kelas  saat ini dan mempunyai fan base yang sangat besar dan sudah menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

Kita patut bangga dan mensupport dengan cara menonton film indonesia di bioskop, sehingga ekosistem film mulai dari bioskop sampai dengan kru film merasakan support kita dari hasil kit menonton di bioskop.

Duh jadi pengen ote ote..... beneran ada gak sih yang jual di depan mako brimob kelapa dua?

trailer Sayap Sayap Patah

Rabu, 24 Agustus 2022

Blueprint: The Making of Mencuri Raden Saleh

Blueprint The Making of Mencuri Raden Saleh ini merupakan sebuah film dokumenter behind the scene (bts) dari film Mencuri Raden Saleh yang akan tayang serentak di bioskop tanggal 25 Agustus 2022 yang disutradarai oleh Angga Dwi Sasongko dengan rumah produksinya Visinema Pictures.

Biasanya memang setiap produksi sebuah film, sebelum filmnya tayang akan muncul dokumenter untuk memperkenalkan karakter masing-masing yang ada di film, dan menceritakan detil plot serta produksi tanpa spoiler tentunya. Namun, jarang biasanya bts ini muncul di film Indonesia... padahal menurut saya itu sangat bagus, karena juga bagian dari promosi.

Let's fokus on Blueprint, film dokumenter ini disutradarai oleh Bobby Zakarsih, sutradara muda yang karya-karyanya ternyata sudah lumayan di film indie dan video klip musik. dari satu sisi, sangatlah mudah terlihat bagaimana mengumpulkan potongan-potongan ketika proses produksi Mencuri Raden Saleh, tapi jika kita melihat sisi lainnya, karena banyak scene-scene yang menarik, pasti kesulitan mencari angle mana yang akan di jadikan premis utama, tapi apa yg disajikan fim Blueprint ini luar biasa sih. 

Seolah film dokumenter ini kita yang menonton larut dalam cerita dan mendapatkan gong serta intisari dari film Mencuri Raden Saleh.... sebuah film Indonesia yang bertema perampokan (heist) yang sangat jarang bagi produser film untuk ambil resiko tersebut..

dengan bertaburan bintang-bintang muda dan sutradara kualitas FFI, saya yakin film Mencuri Raden Saleh ini membuat penyegaran dunia perfilman di Indonesia.


Maju terus Film Indonesia trailer blueprint

Oh iya bagi temen-temen yang mau menonton Blueprint ini bisa kok ditonton secara gratis di link berikut Nonton Blueprint: The Making of Mencuri Raden Saleh atau link berikut Youtube Blueprint Mencuri Raden Saleh