Minggu, 12 Juli 2026

JANGAN BUANG IBU (2026)

Dari judulnya, mungkin terlihat seperti pemaksaan atau suatu ketegaan dari film ini, namun jika kita ikuti alur ceritanya, lebih dari itu... karena semua itu terjadi bukan dari pemaksaan, tapi lebih kepada bagaimana harus bersikap terhadap ketidaksempurnaan.

Bercerita tentang seorang Ibu bernama Ristiana (Nirina Zubir) yang berjuang dan berhasil menghidupi anaknya sampai dengan dewasa dan menikah secara mandiri, ya seorang diri, karena berpisah dengan sang suami ketahuan menikah dengan orang lain tanpa pemberitahuan.

Berbekal kekecewaan yang mendalam, Ristiana banting tulang siang dan malam untuk menghidupi ketiga anaknya agar bisa bersekolah dan tidak kelaparan. Ketiga anaknya Tama (Refal Hady), Dewi (Amanda Manopo), dan Tria (Saputra kori) kaget ketika Ayah (Dwi Sasono) tiba-tiba datang dan meninggalkan banyak hutang dan beban tersebut ditanggung oleh sang Ibu.

Film drama ini mempunyai alur maju mundur yang terasa smooth dan juga pendalaman cerita para tokohnya yang punya spare waktu yang pas dan tidak terasa berlebihan. Di tengah-tengah film sebenarnya sudah ter spill kesedihan-kesedihan yang digambarkan, namun di ending cerita air mata kita pasti akan dikuras habis hingga tak bersisa.


Film ini unggul dalam membangun karakter yang relatable. Penonton Indonesia dapat dengan mudah mengidentifikasi diri dengan konflik yang dihadirkan karena tema pengabaian orang tua merupakan isu yang makin relevan di masyarakat urban. Sutradar pun apik mengemas kehangatan keluarga, nostalgia, dan mengubah menjadi konflik di ujung yang menjadi harmonisasi dari film ini.

Tanpa perlu banyak berpromosi, ketika tulisan ini di buat, film ini sudah meraih 3 juta penonton di bioskop, melebihi ekspektasi dan juga dugaan para pemerhati sinema Indonesia tentang pencapaian jumalh penonton tersebut.

Semoga film ini dapat mempererat dan memecahkan kehampaan hubungan kita dengan orang tua khususnya dan keluarga pada umumnya, karen dengan segala bentuk masalah yang diterima oleh anggota keluarga, tiap orang juga punya maslah masing-masing, namun pasti semua akan kembali ke keluarga.

Layak ditonton dengan mengajak semua anggota keluarga...

trailer Jangan Buang Ibu

Sabtu, 04 Juli 2026

OBSESSION, CLINGY ABISSSS

Joko anwar: "OBSESION is a WOW!! it's been a while since I squirmed while watching a horror movie. GO WATCH IT!!!!"

Saya sangat setuju dengan pernyataan di atas, film ini bener-bener underrated dan layak untuk di tonton.

Disutradarai oleh Curry Baker, seorang film maker dan youtuber asal Amerika, tidak monoton mengandalkan jumpscare, namun juga berfokus pada cerita hubungan percintaan dan keinginan yang dipaksakan, serta konsekuensinya.

Berkisah dari Bear / Baron (Michael Johnston), seorang pria pemalu yang menyukai sahabat/rekan sekerjanya yang bernama Nikki (Inde Navarette), Bear tidak pernah cukup berani untuk mengungkap perasaannya ke Nikki secara langsung.

Bear ke toko kelontong dengan maksud ingin memberi hadiah ke Nikki, di situlah dia menemukan benda bernama One Wish Willow, dimana itu adalah sebuah ranting/kayu yang diklaim mampu mewujudkan hanya satu permintaan ketika mematahkannya.

Bear ambil kesempatan itu dengan meminta Nikki jatuh cinta kepadanya lebih dari apapun, dan langsung terbayar kontan, Nikki langsung jatuh cinta.

Sesuatu yang berlebihan, hasilnya tidak baik, cinta Nikki yang berlebih terhadap Bear, awalnya sweet namun berubah menjadi obsesi dan menyulitkan Bear untuk lepas dari jeratan tersebut, ditambah tingkah Nikki yang aneh (tidak seperti biasanya), membuat kita penonton pun merasakan apa yang Bear rasakan.

Menurut saya, film ini tidak termasuk kategori horror, tapi lebih ke thriller psycology, dimana kita melihat keobsesian Nikki, atau bahasa anak sekarang clingy, membuat kita berfikir dan menduga-duga apa yang akan terjadi diujungnya.

Johnston dan Navarette benar-benar memukau dalam menghidupkan karakter Bear dan Nikki, keduanya bermain apik sehingga membuat film sederhana dan rendah budget ini begitu hidup dengan peran penuh keduanya.

Adegan kekerasan namun scene-scene penasaran yang membuat kita berfikir selama menonton, membuat ini bukan film horor biasa, menonton film ini seperti penyegaran bahwa cerita dari film sederhana pun, bisa membuat memukau penontonnya.

My favourite scene adalah ketika Bear berada di mobil bersama Sarah (Megan Lawless) rekan sekerja mereka, lalu tidak lama kemudian Nikki datang memecahkan kaca mobil dan melakukan adegan kekerasan terhadap Sarah.

Skor tinggi pun berhasil didapatkan dari para kritikus film dan netizen pemerhati film, semoga kamu semua merasakan hal yang sama setelah menonton film ini... dan membahas This Love is Killing Me (Cinta Ini Membunuhku). 

trailer obsession